Expert Review

Apa Saja Tugas Digital Marketer untuk Pemula

Digital marketing kini menjadi salah satu bagian terpenting dalam strategi pemasaran setiap perusahaan. Tidak heran jika banyak perusahaan mencari digital marketer handal yang bisa mengelola strategi digital marketing mereka.

Lantas sebenarnya tugas digital marketer itu apa saja sih? Tulisan ini akan membahasnya lebih lengkap, khususnya untuk kamu yang masih pemula di dunia digital marketing. Yuk simak baik-baik!

Membuat Strategi Konten dan Editorial

Tugas pertama digital marketer adalah membuat strategi konten dan editorial.

Strategi konten sangat penting agar semua postingan blog, caption di Instagram, caption Facebook, dan konten di platform lain bisa terarah dengan baik. Selain itu, konten yang dihasilkan juga harus menarik dan engaging agar banyak dibaca followers.

Cara membuat strategi konten yang baik antara lain:

  • Riset keyword seputar topik yang akan dibahas
  • Tentukan topik dan subtopik postingan
  • Susun editorial calendar konten untuk 1 bulan ke depan
  • Buat konten pillar atau evergreen konten
  • Variasikan jenis konten seperti text, video, grafis, dsb.

Dengan strategi konten yang matang, postingan yang kamu buat bakal lebih terarah dan tidak asal-asalan.

“Konten adalah raja. Jika content kamu bagus dan disukai banyak orang, traffic dan customers pun akan datang.”

Mengelola Akun Media Sosial

Tugas kedua digital marketer adalah mengelola akun media sosial perusahaan, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya.

Beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain:

  • Merancang caption dan konten postingan yang engaging
  • Berinteraksi dan membalas komentar followers
  • Mengunggah konten secara rutin
  • Memantau analytics akun media sosial

Dengan mengelola media sosial dengan baik, brand awareness dan engangement followers bisa terus ditingkatkan.

Plus, kita bisa mendapatkan customer insights berharga berdasarkan feedback dan komentar followers di media sosial. Insights ini bisa dipakai untuk pengembangan produk dan evaluasi pelayanan ke pelanggan.

Membuat Iklan di Platform Digital

Selain konten organik, tugas digital marketer yang tidak kalah penting adalah membuat iklan di berbagai platform digital seperti Google, Facebook, Instagram, dan lainnya.

Beberapa jenis iklan digital marketing yang sering dikelola antara lain:

  • Google Ads
  • Facebook and Instagram Ads
  • Youtube Ads
  • Native Ads
  • Display Ads
  • Retargeting Ads

Tujuan utama pemasangan iklan di platform digital adalah untuk:

  1. Meningkatkan brand awareness.
  2. Mendatangkan traffic ke website.
  3. Meningkatkan penjualan atau conversion rate.

“Iklan digital sangat penting untuk scaling up marketing kamu ke level yang lebih tinggi.”

Berikut adalah table perbandingan platform iklan digital populer:

PlatformKelebihanKekurangan
Google Ads– Jangkauan luas ke berbagai Channel Google
– Fitur advanced targeting
– Biaya klik iklan relatif murah
– Proses optimasi iklan memakan waktu
Facebook & Instagram Ads– Bisa segmented targeting
– Fitur dynamic ads
– Biaya impression murah
– Rentan banned akun iklan
Youtube Ads– Jangkau penonton video yang luas
– Video ads sangat engaging
– Produksi video iklan butuh biaya dan skill

Melakukan SEO On-Page

Search Engine Optimization (SEO) juga masuk ke dalam tugas utama digital marketer.

Salah satu teknik SEO yang harus dikuasai adalah on-page optimization. On page SEO adalah teknik optimasi yang dilakukan langsung di dalam website, dengan tujuan agar website bisa ranking di halaman depan Google lewat kata kunci-kata kunci penting.

Beberapa teknik on page SEO antara lain:

  • Optimalisasi konten dengan kata kunci
  • Pemilihan tag title, meta description, alt text yang sesuai
  • Optimasi website speed
  • Membuat internal link di antar konten
  • Optimasi media gambar dan video

Mempelajari Perilaku Pengunjung Website

Salah satu keunggulan digital marketing adalah kita bisa melacak dan mempelajari perilaku pengunjung website dengan mudah lewat Google Analytics.

Beberapa insights penting yang bisa didapat dari Google Analytics antara lain:

  • Traffic website
  • Halaman mana yang paling banyak dikunjungi
  • Waktu rata-rata pengunjung di website
  • Perangkat apa yang mereka gunakan
  • Asal negara dan kota pengunjung
  • Tingkat konversi setiap halaman
  • dan banyak lagi

Informasi ini sangat berguna untuk terus meningkatkan kualitas website dan strategi konten agar pengalaman pengguna (user experience) bisa makin baik.

“Analytics adalah kunci untuk terus melakukan improvement digital marketing kamu ke level yang lebih advance.”

Menganalisis Data Digital Marketing

Setelah memiliki banyak data dari berbagai channel digital marketing seperti website analytics, ads analytics, email marketing analytics, affiliate marketing analytics, dan lainnya, tugas digital marketer berikutnya adalah melakukan analisis mendalam terhadap data tersebut.

Beberapa hal yang dianalisis antara lain:

  • Traffic dari mana saja yang paling banyak
  • Konten atau iklan manakah yang paling efektif meningkatkan penjualan
  • Email campaign mana yang open rate dan CTR nya paling tinggi
  • Affiliate atau collab blogger mana yang mampu memberikan sales terbanyak
  • ROI dari masing-masing aktivitas digital marketing
  • dan masih banyak lagi

Hasil analisis ini akan sangat berguna untuk menentukan *next step apa yang harus dilakukan dan kira-kira channel mana yang perlu ditingkatkan budget dan fokusnya.

Membuat Email Marketing

Email marketing merupakan salah satu digital marketing channel yang sangat efektif dalam meningkatkan engagement dan repeat sales.

Beberapa konten email marketing yang bisa dibuat antara lain:

  • Promotional email
  • Email newsletter
  • Welcome email
  • Follow up email
  • Special event email
  • Loyalty program email

Walau terlihat kuno, email marketing masih menjadi senjata ampuh untuk meningkatkan repeat sales dari pelanggan setia. Bahkan menurut penelitian return investment dari email marketing bisa sampai $38 for every $1 spent, jauh lebih tinggi dibandingkan channel digital marketing lainnya.

Jadi jangan meremehkan channel ini ya SocMed Marketers!

Mengelola Reputasi Online Brand

Di era digital seperti sekarang ini, reputasi online brand sangatlah penting untuk dijaga dan dikelola. Sebab berbagai feedback positif baik maupun negatif tentang brand bisa dengan mudah beredar di internet.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengelola reputasi online brand antara lain:

  • Memantau sebutan brand di media sosial
    Kita perlu tahu apa yang followers katakan tentang brand kita di platform seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan lainnya.
  • Pemantauan forum dan komunitas terkait
    Seringkali muncul topik diskusi mengenai brand kita di berbagai forum dan grup diskusi. Penting bagi kita untuk memantau dan melakukan sentimen analisis.
  • Pengaturan Google Business Profile
    Pastikan informasi brand sudah up to date di Google Business Profile. Ini penting untuk pencarian lokal.
  • Klaim profil brand di website review
    Pastikan sudah klaim profil di platform ulasan seperti Trustpilot, Yotpo, dan lainnya. Dengan begitu kita bisa pantau review dan balas jika perlu.

“Reputasi online itu rawan. Butuh ekstra hati-hati dan usaha untuk menjaga supaya selalu positif.”

Memperbanyak Backlink Berkualitas

Salah satu faktor penting dalam SEO adalah backlink. Backlink berkualitas tinggi dari website luar ke website kita sangat penting untuk bisa ranking #1 Google.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan backlink antara lain:

  • Buat konten viral berkualitas tinggi sehingga banyak website yang backlink ke konten kita
  • Guest post di website populer dengan ni cukup otoritas
  • Aktif di komunitas terkait dan beri komentar link ke website kita
  • Collab dengan influencer atau blogger top untuk review produk
  • Daftarkan website di website directory
  • dan banyak lagi

Menurut beberapa penelitian, jumlah backlink berpengaruh besar terhadap peringkat di mesin pencari seperti Google. Itu sebabnya backlink sering dianggap sebagai ranking power dalam SEO.

Mengukur ROI Digital Marketing

Efektivitas digital marketing perlu diukur lewat ROI (Return on Investment) analysis. Caranya adalah dengan membandingkan income/sales yang dihasilkan terhadap cost yang dikeluarkan untuk aktivitas digital marketing.

Beberapa cara menghitung ROI antara lain:

Google Ads

ROI = (Sales from Campaign - Ad Spend) / Ad Spend

Email Marketing

ROI = (Revenue from Email - Creation & Distribution Costs) / Creation & Distribution Costs

Affiliate Marketing

ROI = (Sales from Affiliates - Commisions) / Commisions

Hasil perhitungan ROI ini penting untuk memastikan budget digital marketing kita selalu efektif dan tepat guna. Kita bisa fokus di channel dengan ROI paling tinggi dan kurangi budget di channel yang kurang effektif.

Kesimpulan

Itulah 10 tugas menyeluruh yang harus dikuasai digital marketer, terutama yang pemula. Mulai dari strategi konten, mengelola sosial media, advertising, SEO, analytics, email marketing, reputasi online, mendapatkan backlink, hingga mengukur ROI.

Digital marketing bukan tugas yang mudah karena coverage area nya sangat luas. Dibutuhkan commitment dan kerja keras untuk bisa menguasainya.

Tetapi jangan kuatir, jika kamu memulainya dengan tekun dan fokus satu demi satu, semuanya pasti akan terasa lebih mudah dikuasai.

Semangat dan tetap optimis ya! Good luck!

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan pemula tentang tugas digital marketer:

Apakah saya butuh background IT atau teknik untuk jadi digital marketer?

Tidak juga. Digital marketing lebih ke arah strategi bisnis dan pemasaran. Namun dasar-dasar teknik seperti web, excel, word, ppt tetap diperlukan.

Berapa budget yang harus disediakan perusahaan untuk digital marketing setiap bulan?

Tidak ada aturan pasti mengenai jumlah budget ideal setiap bulan. Namun biasanya perusahaan menganggarkan 5-10% dari total pengeluaran pemasaran.

Digital marketer dan Sosial Media Specialist apakah sama?

Tidak sama. Sosial media specialist fokus di platform sosial media saja. Sementara digital marketer harus menguasai seluruh channel digital marketing.

Skill apa yang paling penting untuk digital marketer?

Analytical thinking, communication skill, copywriting skill, optimizing skill, dan passion untuk terus belajar hal baru.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button